Semarang Trader Academy

Dapatkan Signal Harian Gratis.Edukasi Gratis - Live Trade.

Promo Agustus

Kelas Mentoring Sampai Bisa Khusus Bulan Agustus

Berafiliasi Dengan Broker Terbaik

Selalu Memberikan Saran Client Untuk Trading dengan Broker Terpercaya

Enjoy With Us

Memberikan Kenyamanan Saat Pelatihan Semua Client Mulai dari Tingkat Pemula Hingga Expert Untuk Mencapai Kesuksesan di Dunia Trading Forex

Kalender Ekonomi

Dapatkan jadwal Update Event-event Ekonomi Dunia

Tampilkan postingan dengan label SnD. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SnD. Tampilkan semua postingan

Selasa, 30 Juli 2019

Candle DOJI

Formasi doji termasuk salah satu sinyal trading yang paling nyata dalam pola candlestick. Sejak ratusan tahun lalu candlestick digunakan untuk trading komoditi beras di Jepang, hingga kini formasi ini tetap dianggap sebagai sinyal trading yang valid. Doji adalah pola candlestick yang harga open dan harga close-nya sama atau hampir sama, sehingga candle ini bisa tidak mempunyai body atau body-nya sangat kecil. Formasi ini sering terlihat pada chart trading, tergantung pada time frame apa yang kita gunakan. Doji bisa terbentuk pada chart mingguan (weekly), harian (daily) atau 5-menit.

Arti Formasi Doji

Formasi doji termasuk pola candlestick yang hanya terdiri atas satu candle saja. Doji terbentuk ketika pasar sedang konsolidasi atau ragu-ragu mengenai arah pergerakan harga selanjutnya. Di sini tampak jelas sentimen bullish dan bearish berada dalam keadaan seimbang. Antara buyer dan seller saling menunggu pergerakan harga selanjutnya. Pasar berkonsolidasi dan belum menentukan apakah akan meneruskan pergerakan harga sesuai dengan arah trend sebelumnya, atau akan membuat harga bergerak ke arah yang berlawanan. Oleh karena itu, doji dianggap sebagai sinyal konsolidasi.
Formasi doji biasanya terbentuk paling tidak beberapa bar setelah harga bergerak naik atau turun. Pada saat itu, ada ketidakpastian di kalangan pelaku pasar mengenai akan dibawa kemana pergerakan harga selanjutnya. Bisa saja harga bergerak sesuai dengan arah trend sebelumnya, ataupun berbalik arah. Jadi, formasi doji tidak selalu mengisyaratkan pembalikan arah trend (trend reversal) tetapi bisa juga mengisyaratkan penerusan trend (trend continuation), tergantung dari konfirmasi bar candlestick berikutnya.

5 Jenis Formasi Doji

Pada umumnya, ada lima (5) jenis formasi doji, yaitu Doji Star, Long-legged Doji (doji berekor panjang, yang dalam hal ini arah ekor bisa ke atas atau ke bawah), Gravestone Doji, dan Dragonfly Doji (kebalikan dari Gravestone Doji), dan Four Price Doji. Berikut ini penampilan masing-masing formasi doji:
5 Jenis Candle Doji

  • Doji Star
Formasi doji ini paling seimbang. Simpangan harga tertinggi dan terendah hampir sama, sehingga menunjukkan keseimbangan kekuatan buyer dan seller dalam satu periode. Jika Doji Star terbentuk pada area overbought dari pergerakan uptrend, maka kemungkinan besar pergerakan harga akan berbalik ke arah downtrend. Sebaliknya, jika Doji Star terbentuk pada area oversold dari pergerakan downtrend, maka kemungkinan besar pergerakan harga akan berbalik ke arah uptrend.
  • Long-legged Doji (Doji Berekor Panjang)
Jika formasi Long-legged Doji seperti gambar di atas terbentuk pada pergerakan downtrend, maka kemungkinan besar pergerakan harga akan berbalik ke arah uptrend. Panjangnya ekor menunjukkan sentimen seller sebelumnya lebih kuat, tetapi telah berbalik mengikuti buyer. Harga yang telah mencapai level terendahnya dengan cepat berbalik arah. Sebaliknya bisa terjadi untuk pergerakan uptrend.
  • Gravestone Doji
Jika formasi ini terbentuk pada pergerakan uptrend, maka kemungkinan besar pergerakan harga akan berbalik ke arah downtrend. Harga open dan harga close yang sama menunjukkan sentimen buyer sebelumnya sangat kuat, tetapi telah berbalik mengikuti seller. Harga yang telah mencapai level tertingginya dengan cepat berbalik ke level terendah. Formasi ini adalah bentuk khusus dari pola candlestick Shooting Star yang biasanya cukup valid. 
  • Dragonfly Doji
Sifatnya mirip dengan Gravestone Doji, tetapi terbentuk pada pergerakan downtrend. Dragonfly Doji menunjukkan kemungkinan besar pergerakan harga akan berbalik ke arah uptrend. Formasi ini adalah bentuk khusus dari pola candlestick Hammer.
  • Four Price Doji
Four Price Doji amat langka terjadi, jika dibandingkan dengan keempat jenis formasi doji lainnya. Bentuknya menyerupai garis horizontal tanpa ekor sama sekali pada sisi atas maupun bawah body, sedangkan body-nya amat tipis. Four Price Doji hanya akan muncul jika nilai harga open, high, low, dan close (OHLC) sama persis dalam satu periode pembentukan bar candlestik. Ada ketidakpastian sempurna (complete indecision) yang bertepatan dengan rendahnya volume perdagangan pada momen tersebut, sehingga tidak dapat dianggap sebagai indikasi menuju arah trend tertentu.

Panduan Utama Menggunakan Doji Dalam Trading Forex

Sekali lagi perlu diingat bahwa doji adalah sinyal konsolidasi, dan belum mengindikasikan pergerakan apapun. Walaupun ada beberapa jenis doji yang dianggap sebagai indikasi perubahan ke arah tertentu, tetapi validitasnya antara rendah-menengah saja. Jadi, sebaiknya jangan menggunakan doji sebagai acuan entry satu-satunya.
Untuk mengetahui kepastian arah pergerakan harga selanjutnya, diperlukan konfirmasi dari bar candlestick berikutnya setelah doji. Jika bar berikutnya searah dengan trend sebelumnya, maka kecil kemungkinan akan terjadinya pembalikan tren (trend reversal). Bilamana bar berikutnya bergerak ke arah yang berlawanan dengan trend sebelumnya, barulah kita dapat mengekspektasikan terjadinya pembalikan trend.

Minggu, 28 Juli 2019

Candle Bullish Engulfing dan Bearish Engulfing

Pola engulfing candle sering dijumpai saat kita ber-trading forex, baik pada time frame daily atau pada time frame yang lebih rendah. Trader harian sering kali mengambil keuntungan dari pola ini sebagai sinyal untuk entry. Selain mudah diamati, probabilitas trading dengan pola engulfing candle cukup tinggi terutama pada keadaan pasar yang sedang trending. Ada 2 jenis pola engulfing candle yaitu pola bullish engulfing dan pola bearish engulfing.
Pola Bullish EngulfingPola Bearish Engulfing



Bentuk Pola Engulfing Candle

Pola engulfing candle terdiri dari 2 bar candlestick dimana bar terakhir ‘menelan’ (engulf) bar sebelumnya dengan body candle yang lebih panjang. Pola engulfing ini akan makin valid jika memiliki ekor pendek atau tanpa ekor, karena ekor yang panjang mencerminkan ketidak pastian arah pergerakan harga atau kecenderungan untuk konsolidasi. Biasanya trader menentukan validitas pola ini dengan panjang ekor bar yang ‘menelan’ tidak lebih dari 20%-25% keseluruhan panjang body candle-nya.
Trading Dengan Pola EngulfingPada pasar yang sedang trending, pola ini mengisyaratkan terjadinya pembalikan arah trend (trend reversal), karena menunjukkan pergeseran momentum yang kuat dari sell ke buy pada keadaan downtrend, atau dari buy ke sell pada kondisi uptrend. Semakin kuat trend, semakin tinggi probabilitasnya. Selain itu, pola ini akan lebih akurat pada time frame yang lebih tinggi. 
Trading Dengan Pola Engulfing
A: pola bearish engulfing pada uptrend
B: pola bearish engulfing pada downtrend
C: pola bullish engulfing pada downtrend
D: pola bullish engulfing pada uptrend

Pola Bullish Engulfing

Pola ini adalah sinyal untuk membuka posisi buy. Untuk memperoleh hasil yang akurat, hendaknya dipastikan pergerakan pasar benar-benar dalam keadaan trending, bukan bergerak sideways atau konsolidasi.
Candle pertama harus bearish candle (warna merah pada gambar di atas) atau doji, dan candle berikutnya (engulfing candle) harus bullish candle (warna hijau) dengan body yang lebih panjang. Jika engulfing candle "menelan" 2 atau 3 candle sebelumnya maka probabilitasnya akan lebih tinggi. 

Pola Bearish Engulfing

Pola ini adalah sinyal untuk membuka posisi sell. Sama dengan bullish engulfing, untuk memperoleh hasil yang akurat hendaknya dipastikan pasar benar-benar trending. Candle pertama harus bullish candle (warna hijau pada gambar di atas) atau doji, dan engulfing candle harus bearish candle (warna merah) dengan body yang lebih panjang. Jika engulfing candle "menelan" 2 atau 3 candle sebelumnya maka probabilitasnya akan lebih tinggi. 
CONTOH
Trading Dengan Pola Engulfing
Sebaiknya entry dilakukan setelah engulfing bar terbentuk. Pada contoh pola bearish engulfing diatas, level entry bisa pada sekitar level terendah bar pertama, dengan stop loss beberapa pip di atas bearish engulfing candle. Target ditentukan dengan level support atau dengan menggunakan fibonacci retracement atau expansion, sesuai dengan risk/reward ratio yang telah direncanakan.

Kalender Ekonomi